​Semua orang pasti pernah cegukan. Ada banyak faktor yang memicu kontraksi otot diafragma yang muncul dengan interval cukup teratur ini.

Cegukan terjadi akibat gangguan diafragma, lembaran otot yang memisahkan rongga perut dan paru-paru.

Gangguan yang terjadi memicu masuknya udara ke dalam paru-paru disertai menutupnya klep tenggorokan (epiglotis) secara tiba-tiba. Kondisi inilah yang kemudian memunculkan bunyi cegukan.

Cegukan adalah kontraksi tiba-tiba yang tak disengaja pada diafragma, dan umumnya terjadi berulang-ulang setiap menitnya. Udara yang tiba-tiba lewat ke dalam paru-paru menyebabkan glottis (ruang antara pita suara) menutup, serta menyebabkan terjadinya suara hik. Cegukan umumnya akan selesai dengan sendirinya, meskipun ada beberapa pengobatan rumah tangga (home remedy) untuk mempercepat cegukan, dan ada beberapa pengobatan yang dibutuhkan. Istilah medis untuk cegukan adalah singultus.

Cegukan seringkali berkembang dalam situasi tertentu, seperti makan terlalu cepat, minum air dingin sesaat setelah makan makanan panas, makan makanan yang sangat panas atau pedas, tertawa atau batuk terlalu keras, kelebihan minuman beralkohol, atau karena keseimbangan elektrolit.

Cegukan dapat pula disebabkan karena tekanan saraf frenik oleh struktur anatomi yang lain, atau karena tumor dan penyakit ginjal lainnya, meski hal ini jarang terjadi. American Cancer Society melaporkan bahwa 30% pasien kemoterapi menderita cegukan sebagai efek samping perlakuan.

(Dikutip dari Wikipedia)

Penyebab cegukan

Cegukan umumnya muncul disebabkan karena menelan udara berlebihan, minum minuman bersoda atau alkohol, stres, makan terlalu cepat, tertawa berlebihan, perubahan suhu lambung mendadak akibat minum air dingin lalu panas, atau peregangan saluran cerna.

Cegukan normalnya akan hilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa menit. Namun, dalam beberapa kasus, cegukan berlangsung lama, sehingga membuat aktivitas Anda tidak nyaman dan terganggu.

Jika Anda mengalaminya, Berikut ini beberapa cara untuk meredakan cegukan:

  • Menahan napas, karena dengan menahan napas maka kadar karbondioksida di dalam darah meningkat, sehingga kecegukan berhenti.
  • Bernapas di dalam kantong kertas.
  • Minum segelas air dingin atau mengunyah roti kering atau es batu yang diserut.
  • Menarik lidah atau menggosok bola mata secara perlahan.
  • Membalik posisi tubuh dengan meletakan kepala dibawah kaki diatas
  • Relaks sembari mengontrol ritme pernapasan.
  • Bernafas dalam-dalam.
  • Minum air putih yang banyak, setidaknya dua sampai tiga gelas air langsung tanpa jeda.
  • Mengulum permen atau menelan madu.
  • Potong lemon menjadi dua, isap sarinya.
  • Tenangkan pikiran.

Jika cegukan masih belum teratasi hingga berjam- jam, coba konsultasi dengan dokter. Perawatan untuk cegukan biasanya agak kompleks. Dokter mungkin akan melakukan tes darah, EKG, dan x-ray di bagian dada untuk mendeteksi penyakit tertentu. Semoga bermanfaat.

Tag : Pengertian Cegukan; Penyebab Cegukan; Cara Mengatasi Cegukan; Mengenal lebih jauh bahaya cegukan

Iklan