My First Love

Karya : Aryf Rizqy Pratama

Surat Cinta untuk Adit
Ilustrasi : Surat Cinta

Hari Ini Aku Bangun Kesiangan, Biasanya Aku Memang Selalu Bangun Pagi,Namun Karena Semalam Mengerjakan tugas sejarah yang harus selesai hari ini aku jadi kesiangan.Setelah mandi aku lekas berbenah dan bergegas berangkat kesekolah.Setibanya di sekolah aku langsung menuju kelasku yang berada dilantai dua dan dekat dengan toilet sekolah.Saat aku sampai di kelas semua temanku sudah berangkat semua dan sedang khikmat berdoa dengan pak guru. Aku baru meminta izin masuk pada pak guru setelah setelah semua sudah selesai berdoa dan akupun langsung duduk ditempat dudukku.

“Lu kenapa telat?” tanya Rangga teman sebangkuku.

”Biasa tugas Bu Lucy,Kamu tau Lah.” Jawabku.

”Oh,itu wajar gan.” Jawabnya.

Rangga adalah temanku sejak masih diSMP,orangnya setia kawan tetapi agak congkak dengan tinggi badannya yang mencapai 185cm dan rambutnya yang ikal ia cukup terkenal dikalangan anak-anak perempuan di sekolahku.

Saat bel istirahat pertama berbunyi aku bermaksud untuk menaruh buku pelajaranku dilaci mejaku,tetapi tanpa sengaja aku menemukan surat misterius disana.Surat itu berwarna pink dengan gambar hati ditengahnya.Awalnya aku kira surat itu untuk Rangga ,namun ketika aku hendak memindahkanya kelaci Rangga aku melihat penutup surat itu ada tulisan “TO ADIT” yang ditulis agak kecil.Akupun terkejut mendapati ternyata surat itu bukan untuk Rangga melainkan untukku. Biasanya memang banyak surat cinta yang di tujukan untuk Rangga tetapi malah ditaruh di laci mejak sehingga aku sudah biasa melihat surat cinta.

Baca juga : Cerpen – Menanti Ajal

Tetapi surat ini ditujukan untukku, padahal jika dilihat-lihat tidak ada yang menonjol dari diriku.Aku tidak terlalu pintar dan tidak terlalu pandai berolahraga serta mudah dipengaruhi sehingga saat ini aku menjadi ketua kelas. Akupun perlahan –lahan mulai membuka surat itu dengan perasaan yang tak karuan akupun membaca surat itu yang bertuliskan:

                        Hai Adit

Maafkan aku yang telah mengirimkan surat ini kekamu,tapi aku sudah tak bisa lagi menahan perasaan cinta yang membara ini yang selama ini aku pendam dalam-dalam dihati.Aku selalu mengamatimu selama ini dan dirimulah satu-satunya orang yang telah menaklukkan hatiku, jadi apakah kamu mau jadi pacarku?.Tunggu surat dari aku lagi yah.

From: Penggemar Rahasiamu

Setelah membaca surat itu aku kaget setengah mati ternyata selama ini ada anak perempuan yang suka kepadaku. Bel masuk pun berbunyi akupun lekas menyimpan surat itu di tas ku dan berlaga biasa saja. Sore itu,setelah pulang sekolah aku tak menghiraukan ajakan Rangga untuk bermain basket dan langsung pulang ke rumah. Di rumah aku lekas menuju ke kamarku dikamar aku buka lagi surat itu dan kubaca baik-baik. Disurat itu bertuliskan bahwa ia selalu mengamatiku ini berarti kemungkinan si penulis surat ini satu kelas denganku. Tapi kira-kira siapa?,pikirku dalam hati.

wp-1473516190179.png

Baca juga : Cerpen – Pilih Uang atau Aku

Dugaan pertamaku tertuju pada Rani teman sekelasku yang berwajah cantik dan berkulit kuning lagsat yang memiliki sifat baik hati dan ramah ia tak enggan membalas sapaanku di dalam maupun di luar sekolah.Akupun besok berniat akan menyatakan perasaanku kembali kepadanya. Keesokan harinya saat istirahat kedua aku melihat Rani sedang duduk sendiri sambil membaca buku dikursi taman sekolah. Akupun menghampirinya dan langsung berkata ”Yah,Aku mau menjadi pacarmu.”Rani yang kaget dan kebingungan pun menjawab “Apa maksudmu?”mendengarnya mengatakan hal itu aku jadi malu sendiri dan menjawab”Ah bukan apa-apa hanya bercanda.”Aku langsung pergi meninggalkan tempat itu dengan perasaan malu.

Aku menjadi semakin penasaran sebenarnya siapa yang menulis surat itu untukku. Di surat itu bertuliskan bahwa ia akan mengirimkan surat lagi kepadaku.Dan kemarin surat itu ditaruh dilaciku pagi-pagi sekali sehingga tak ada satupun orang yang mengetahuinya.Berarti besok aku harus datang lebih pagi dari semua temanku sehingga bisa mengetahui siapa yang mengirimkan surat itu untukku.

Esok paginya aku berangkat dari rumah pukul 06:00 tepat dan sampai di sekolah pukul 06:10 saat itu belum ada satupun siswa yang berangkat. Aku pun bersembunyi diruang ganti siswa yang dekat dengan toilet dan kelasku sehingga aku dapat melihat siapa saja yang masuk kekelasku.Tak lama setelah itu aku mendengar suara langkah kaki yang sedang menaiki tangga.Akupun bersiaga untuk mengamati siapa yang datang itu.Ternyata Nia yang merupakan teman sekelasku yang cenderung pendiam walaupun sebenarnya ia cantik.Aku langsung menyelinap mendekat untuk mengetahui apa yang dilakukannya dikelas. Ternyata ia mengeluarkan surat beramplop pink dan ditaruhnya dilaci mejaku. Ternyata dia yang selama ini selalu mengamatiku,akupun langsung masuk kelas dengan sikap biasa dan menghampiri Nia yang sedang duduk dikursinya.

“Aku mau kok jadi pacarmu tapi kita pacarannya yang baik-baik aja ya,dalam arti kita pacaran tapi dengan tujuan saling mengingatkan.”itu perkataanku padanya ia pun hanya tersenyum dan mengangguk tanda setuju agar hubungannya denganku merupakan hubungan yang positif dan tidak diketahui siapapun.

wp-1473516152667.pngwp-1473516171803.png

 

 BERSAMBUNG

BACA SAMBUNGANNYA GANS, MY FIRST LOVE (PART 2)

Karya : Aryf Rizqy Pratama

Tag : Cerita pendek tentang cinta; Tugas Bahasa Indonesia; Membuat Teks Cerpen; Cerpen tema percintaan dan kasih sayang di sekolah; Cerita pendek remaja; Surat Cinta

Iklan