Tag : Penyebab Nilai Mata Uang Turun Menjadi Rendah

Penyebab Nilai Mata Uang Turun Menjadi Rendah

Penyebab Nilai Mata Uang Turun Menjadi Rendah
Gambar : Rupiah Terjun Payung

1. Inflasi

Inflasi adalah keadaan di mana harga barang cenderung naik dan menyebabkan turunnya nilai mata uang. Bila di suatu negara terus menerus mengalami ini, maka secara otomatis daya beli dari mata uangnya akan melemah dan bernilai rendah.

2. Suku bunga rendah

Bank sentral suatu negara yang memang tugasnya mencetak dan mengatur peredaraan uang, biasanya juga akan mengatur suku bunga untuk mengendalikan laju inflasi dengan tujuan untuk menstabilkan nilai tukar mata uang. Jika suku bunga terlalu rendah, maka tidak menarik bagi pemodal asing, alhasil permintaan berkurang dan menurunlah nilai mata uang tersebut.

3. Neraca berjalan

merupakan gambaran keseimbangan proses perdagangan antara sebuah negara dengan negara-negara lain yang menjadi rekan dalam perdagangan tersebut. Defisit dalam neraca berjalan berarti sebuah negara cenderung lebih banyak membeli produk asing ketimbang menjualnya, hal ini akan berakibat menurunnya nilai tukar mata uang.

4. Hutang publik

Hutang publik akan terjadi ketika pemerintah suatu negara melakukan pembiayaan skala besar untuk fasilitas publik hingga menyebabkan defisit. Hutang publik yang tinggi menyebabkan menurunnya nilai tukar mata uang.

5. Pemerintah mencetak terlalu banyak uang

Yup, jika bank central mencetak uang untuk negaranya dalam jumlah yang terlalu banyak, yang akan terjadi bukannya masyarakat makin sejahtera. Tapi justru melambungnya harga barang. Dengan naiknya harga barang, otomatis nilai / daya beli uang tersebut makin rendah. Hal inilah yang disebut sebagai inflasi seperti poin 1 di atas.

6. Jumlah impor lebih tinggi dari pada ekspor

7. Dan lain sebagainya

Tag : Penyebab Nilai Mata Uang Turun Menjadi Rendah

Iklan